Sunday, June 5, 2011

Formasi Misterius Melintas Langit Bali - UFO?


Bagi para pecinta UFO, ada informasi penampakan objek tak dikenal yang masuk dalam laporan Beta UFO sejak 2 - 4 Juni 2011. Kali ini penampakan terlihat di atas langit Bali. Seperti apa penampakan dan Apa sebenarnya objek dari formasi misterius itu ?





Berikut ini adalah laporan yang dikutip dari Beta UFO 



02 Juni 2011 : Formasi konvoi UFO belah ketupat di langit Denpasar, Bali




Written by Bayu Amus
"Loh, koq ilang?!" adalah ungkapan keheranan yang terlontar ketika formasi yang saya duga sebagai layang-layang itu sudah hilang dari langit tak berawan, hanya beberapa saat setelah saya masuk kamar dan kembali ke halaman depan. Padahal saya hanya masuk sekitar 5-10 detik untuk membawa perangkat teleskop ke halaman.


Fenomena yang saya dan isteri nantikan sejak pukul 6 pagi ini pertama kali muncul pada sekitar jam 7, dalam bentuk seperti rangkaian layang-layang terbang mendatar dengan ekor pita yang banyak dan bergoyang tertiup angin; jarak tampak awalnya ini lumayan dekat, sehingga saya kira tidak terlalu tinggi dan masih mungkin sebagai layang-layang. Isteri yang bilang kalau penampakan ini adalah sama seperti yang ia saksikan kemarin sekitar jam yang sama, tidak percaya kalau itu layang-layang. Sayapun masuk untuk mengambil perangkat teleskop dengan harapan bisa melihat lebih dekat dan membuktikan apakah memang yang kami saksikan itu layang-layang.

Herannya, si layang-layang sudah tidak ada sama sekali dari langit ketika saya kembali, padahal bagian langit dimana ia muncul biru cerah, tanpa awan sama sekali dan saya pergi hanya sekitar 5-10 detik saja, sementara isteri tetap di teras mengamati fenomena tersebut. "Kemana dia?!?" tanya saya sama isteri; "hilang" jawabnya. Sayapun berujar... "damn!" sepertinya ini memang bukan layang-layang!·

Dengan kepenasaran tinggi sayapun lantas meninggalkan teleskop di teras, dan kembali mengamati langit untuk menunggu kemunculan kembali fenomena tersebut, dan betul ternyata ia muncul kembali! Kali ini posisinya agak lebih jauh dari yang pertama, dengan formasi yang masih mendatar. Formasi masih terlihat seperti layang-layang namun kali ini lebih jelas teramati kalau penampakan ini lebih menyerupai konvoi dari beberapa obyek berbentuk belah ketupat berwarna putih yang terbang beriringan dalam satu untaian tak terputus dan sama jarak. Tak lama kemudian, seluruh obyek dalam formasli kembali "flickering" dan merekapun kembali menghilang! Lenyap dari pandangan begitu saja di tengah udara terbuka!·

Formasi kembali muncul di bagian langit lain yang tak terlalu jauh, awalnya terlihat solid dan terbang dalam arah memutari lingkaran luas. Kemudian flickering dan kembali menghilang, begitu terus dari sekitar 8-10 kali kemunculannya.·Sayangnya tiap kali muncul kembali, terlihat formasi makin bergeser ke arah Selatan, makin rendah di langit, dan makin jauh, namun perilakunya masih sama; muncul dalam tampilan solid pada awalnya, formasi lepas kadang lurus teruntai kadang seperti membentuk huruf "V" landai, arah memutar lingkaran luas, kemudian flickering dan kembali menghilang.

Lama total penampakan adalah sekitar 30 menit, mulai 07:15 hingga 07:45 WITA; cukup lama untuk bawa keluar teleskop, update status di account Twitter BETA-UFO, masuk kamar dan bawa keluar kamera, merekam penampakan (sayang tidak terlihat di rekamannya), dan diskusi sama isteri semasa penampakan berlangsung. Jumlah obyek antara 6 hingga 8, dengan satu pemimpin formasi, dan "buntut" yang mengikuti dengan setia kesana-kemari. Kecepatan rendah dan konstan,·ketinggian obyek setara dengan awan rendah (Cumulus).

Cuaca Denpasar di pagi hari ini cukup cerah, berangin sedang, dengan sedikit awan tersebar di langit rendah, dilatarbelakangi awan Cirrocumulus nun jauh di atas sana.

Selama penampakan ada satu kejadian juga yang cukup unik, yaitu kala formasi melintas di depan awan, mendadak muncul bulatan berwarna hitam mengiringi formasi, dan segera setelah melintasi awan bulatan hitam tersebut kembali menghilang.

Sebelumnya kemarin,·isteri saya bercerita kalau pada pagi hari, kurang lebih pada jam laporan ini dibuat sekarang, ia menyaksikan fenomena yang ia duga sebagai UFO di langit Denpasar arah Tenggara dengan ciri-ciri sama seperti yang kemudian kami saksikan pagi ini.·

Tadi malam, berbekal cerita dari isteri, sayapun menyempatkan diri untuk mengamati langit pada sekitar pukul 7 malam WITA, mencari-cari penampakan, dan memang berhasil nemu satu (kisah selengkapnya di tulisan lain).·

Apakah saat ini di Denpasar sedang terjadi UFO Wave? Yang pasti esok hari sebelum berangkat ke kantor saya akan menyempatkan diri untuk kembali mengamati langit, barangkali penampakan yang sama akan berulang kembali.







03 Juni 2011 : Foto Konvoi UFO belah ketupat di langit Denpasar, Bali,




Setelah dinanti-nantikan dan tidak muncul, pagi ini sayapun bergegas untuk berangkat ke kantor. Begitu sudah siap berangkat, isteri yang sedang menunggu di teras tiba-tiba memberitahu kalau penampakan konvoi UFO yang sama seperti kemarin muncul lagi! Karena tak sempat membawa keluar teleskop, dan bercermin dari pengalaman hari sebelumnya, nyaris tidak mungkin mengikuti pergerakan UFO tersebut dengan piranti ini, sayapun berusaha sebisa mungkin untuk merekamnya di kamera digital saja.


Penampakan kali ini bermula di posisi yang lebih jauh dari hari sebelumnya, ke arah Selatan. Namun demikian formasi sempat bergerak ke Tenggara dan selama beberapa waktu keluar masuk awan, serta muncul dan hilang di sana. Dari serangkaian foto yang berhasil diambil hanya satu yang cukup merekam dengan jelas penampakan UFO nya, yaitu saat mereka ada di udara terbuka dengan latar belakang langit biru.








 


Catatan: Secara umum penampakannya mirip seperti burung terbang berkelompok dimana masing-masing anggota konvoi mengepakkan sayap, namun pada satu kesempatan, formasi UFO ini sempat muncul dari arah kiri ke kanan (berdasarkan posisi berdiri pengamat) dan mereka terlihat solid, tidak flickering, tidak bersayap, dengan posisi dan formasi seperti pesawat terbang memiringkan pesawatnya untuk bermanuver, lalu kembali flickering dan menghilang.
Hari ini rencananya saya akan pinjam kamera DSLR kantor dengan harapan besok penampakan serupa akan kembali muncul, dan identitas si UFO ini akan dapat tervalidasi dengan lebih akurat.





04 Juni 2011 : Foto-foto Konvoi UFO Denpasar, Bali 





Seru! Mungkin inilah kesan yang tepat untuk terlontar dari pengamatan konvoi UFO pagi ini di Denpasar, melanjutkan kegiatan di dua hari sebelumnya.

Awalnya saya sudah stand-by di halaman semenjak pukul 06:30, karena kemarin ia muncul pukul 07an sedangkan hari sebelumnya pukul 08an. Menenteng kamera DSLR milik kantor, yang sayangnya cuma punya zoom hingga 135mm saja, tapi dari pengalaman karena resolusi gambarnya cukup tinggi, jadi detail masih bisa tertangkap cukup jelas. Sekalian buka laptop dan mengakses Twitternya BETA-UFO untuk melaporkan perkembangan terkini.

Udara cerah, tidak berawan sama sekali hanya ada sedikit lapisan kabut pagi namun tidak menutupi pemandangan; pesawat terbang Air Asia yang melintas di langit atas rumah kamipun bisa tertangkap kamera dengan jelas.

Lewat pukul 7 masih belum ada penampakan, hati pun mulai gelisah... betulkah hari ini tidak akan ada lagi penampakan? Untungnya isteri yang telah selesai buat kopi dan bawa roti, kini siap mendampingi suami dalam perburuan di hari ke-3 ini, dan di hari-hari sebelumnya mereka baru mau muncul kalau isteri sudah hadir.

Sepertinya mereka memang menunggu isteri... karena tak lama setelah isteri muncul, maka pada sekitar pukul 07:15 penampakan kembali berulang; sayangnya kali ini lokasinya jauh di atas sana, lebih tinggi dari biasanya, sampai-sampai isteri saya sudah melihat kemunculan dan kehilangannya berkali-kali, sementara saya tidak berhasil melihat yang dimaksud. Baru setelah agak lama, ada pemunculan yang cukup jelas, perburuan pun dimulai!

Dari sekitar 400an foto yang diambil, saya cuma sertakan beberapa saja, karena banyak yang terlalu blur atau repetitif (saya pakai mode burst shot jadi sekali jepret bisa continuous sampai 50an shots), ada fitur-fitur menarik yang bisa diamati di rekaman-rekaman foto ini; yang terutama adalah bahwa bentuknya bukanlah belah ketupat, melainkan lebih mirip seperti... ngengat! Ngengat yang buntet dengan sayap condong ke belakang nyaris berbentuk seperti boomerang! Pada salahsatu rekaman gambar malah ia tampak seperti burung, yang jadinya kalau dilihat sekilas mirip kawanan burung sedang mengepakkan sayapnya. Pada foto kedua di kanan bawah, sepertinya bentuk asli pesawatnya bisa teramati cukup jelas.

Hal yang menarik lainnya adalah ketika leher sudah mulai lelah mendongak, dan penampakan konvoi UFO nya semakin beranjak jauh, tahu-tahu kami menyaksikan ada konvoi lain ikut muncul! Jadinya pagi ini ada dua kawanan UFO berkeliaran di langit Denpasar, dan polanya terbangnya acak; terkadang bisa kami ikuti manuvernya dengan cukup lama, tanpa mereka melakukan flickering kemudian menghilang, namun ada kalanya juga konvoi menghilang di langit bagian selatan, namun kemudian muncul kembali jauh melenceng ke arah Barat Daya; dan sebaliknya.

Satu kelompok konvoi kalau dihitung terdiri dari 12 atau 13 pesawat kecil, sedangkan kelompok konvoi yang kedua awalnya terdiri hanya dari 6 pesawat, namun menjelang akhir anggotanya bertambah menjadi 12an juga. Keduanya terbang masing-masing walau kadang berdekatan, tidak terlihat ada interaksi atau kerjasama antara keduanya. Perilakunya sama; muncul tiba-tiba, melakukan manuver, lalu perlahan redup dan menghilang, lalu muncul di bagian langit yang berbeda dari hilangnya.

Setelah penampakan beranjak jadi sangat jauh untuk bisa diikuti, sayapun membereskan peralatan dan kembali giliran isteri untuk scouting.

Adapun menurut isteri, di saat-saat terakhir pengamatan, kelompok konvoinya malah bertambah jadi tiga! Sayangnya saya tidak berhasil melihat penampakan yang dimaksud isteri, agak mengherankan sebenarnya, apakah karena perbedaan kondisi minus di mata? Soalnya ada saat-saat isteri mengaku bisa melihat jelas sedangkan saya benar-benar melihat langit kosong... Sedangkan pada sighting di malam hari, seringkali saya bisa menemukan obyek dengan cahaya redup berkeliaran, yang sulit terlihat oleh isteri.

Begitu juga halnya ketika saya telah masuk ke dalam rumah untuk bersiap berangkat ke kantor, isteri melaporkan kalau ada satu kelompok konvoi yang kembali berkeliaran di dekat langit Selatan (teramati langsung dari teras), dan menurutnya kali ini ada benda hitam yang menyertai. Sayangnya, kembali saya tidak dapat menyaksikan penampakan tersebut, walaupun isteri sudah menunjuk-nunjukkan jarinya ke langit dengan arah yang jelas.

Selective cloacking?




































Sekedar perbandingan bagi yang penasaran, saya sertakan juga foto sekelompok burung yang terbang melintas pada saat yang bersamaan; perhatikan rata-rata warnanya kehitaman karena mereka terbang di bawah sinar matahari sehingga yang tampak adalah daerah bayangannya; sedangkan pada foto-foto UFO di atas, rata-rata yang nampak adalah bidang terangnya.










Apakah formasi objek tersebut hanyalah kawanan burung yang tengah bermigrasi? Atau memang ada aktifitas ekstrateresterial di atas langit Bali? 



Untuk informasi selanjutnya, bisa anda baca di Blog Misteri Enigma tentang Benarkah UFO telah melancong ke Bali selama satu jam?





Intermezzo!!




Berbicara tentang formasi burung, ada formasi burung yang cukup unik. Tapi saya rasa hal ini terjadi akibat teknik pengambilan gambar dari sudut pandang tertentu. Formasi Cobra !


















(hawkson)




Saturday, May 7, 2011

Sisi Lain Kehidupan & Kemampuan Super Manusia - Suku Tarahumara, Meksiko


Setelah selang waktu yang cukup lama, akhirnya saya bisa menyempatkan waktu untuk kembali menulis artikel postingan dalam Blog Misteri Hawkson . Dari judul postingan ini sepertiya agak hiperbola. Mungkin sudah ada dari anda yang pernah membaca atau menonton tentang informasi ini dari media-media yang lain, tetapi izinkan saya untuk menulisnya dan membagikan informasinya kepada anda yang mungkin belum tahu tentang hal ini.








Sisi Lain Kehidupan & Kemampuan Super Manusia - Suku Tarahumara, Meksiko





Di tengah hiruk pikuk dan hingar bingar modernisasi, keturunan suatu suku/ ras yang menyebutkan diri mereka  Raramuri dari ras Tarahumara, yang tinggal di atas ngarai Meksiko Utara.  Para Tarahumara adalah orang pendiam yang tinggal berjauhan dari satu sama lain. 








Estimasi saat ini penduduk Rarámuri tahun 2006 di antara 50.000 dan 70.000 orang. Sebagian besar masih hidup dengan gaya hidup tradisional,
menghuni tempat penampungan alami seperti gua atau tebing,
serta pondok kecil dari kayu atau batu. Konsumsi makanan mereka adalah jagung dan kacang , namun banyak dari Rarámuri juga masih melakukan transhumance , peternakan, domba, dan kambing.  Hampir semua Rarámuri bermigrasi dalam beberapa kelompok.













Rarámuri atau Tarahumara adalah asli orang utara Meksiko yang terkenal dengan kemampuan  menempuh perjalanan jarak jauh. Dalam bahasa mereka, rarámuri secara khusus sebutan untuk laki-laki, perempuan yang disebut sebagai Muki (individu) atau igomele (kolektif ).













Penduduk awal  negara bagian Chihuahua, Rarámuri mundur ke Copper Canyon di Sierra Madre Occidental setelah kedatangan penjelajah Spanyol di abad keenam belas. Daerah Sierra Madre Occidental yang mereka sekarang tinggal sering disebut Tarahumara Sierra karena kehadiran mereka.
















Dan disinilah kemampuan super yang mereka miliki. Tarahumara memiliki kemampuan untuk menempuh jarak bermil-mil jauhnya dengan cepat . Kata untuk diri mereka sendiri, Rarámuri, berarti "pelari berjalan kaki" atau "orang-orang yang berlari cepat" dalam bahasa ibu mereka menurut beberapa ahli etnografi awal seperti Norwegia Lumholtz Carl , meskipun penafsiran ini belum sepenuhnya disepakati.













Orang-orang Tahumara sebelum berlari dan melakukan perjalanan jauh, mereka mengkonsumsi bir dari jagung dengan jumlah yang besar, tapi bir ini mengandung karbohidrat tinggi dan rendah alkohol. Para Tarahumara juga menggunakan metode kaki strike, yaitu berlari dengan kondisi alami (tanpa menggunakan alas kaki). Tradisi lari jarak jauh juga memiliki aspek seremonial dan kompetitif. Seringkali, pelari laki-laki menendang bola kayu saat mereka berjalan di kompetisi, dan perempuan menggunakan tongkat. Dan kompetesi berlari yang mereka lakukan, bisa berlangsung berhari-hari tanpa istirahat. 





Dan dari kehidupan mereka timbul hipotesa bahwa manusia purba dulunya adalah pelari yang handal. Mereka berlari sangat cepat untuk menghindari mereka dari serbuan binatang buas.  Manusia dengan fisik yang prima dapat berlari lebih cepat dari hewan berkaki empat. 






Dan alasan kenapa mereka perlu berlari bermil-mil, Tarahumara perlu melakukan perjalanan jarak jauh tersebut untuk membagikan pesan dari desa ke desa. Sebab itu bagian dari kelangsungan hidup mereka di Tembaga Canyon Meksiko.




Yang jadi pertanyaan, Bagaimana mereka bisa berjalan bermil - mil bahkan
tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan otot atau kram?




Jadi mengapa orang-orang ini dapat berjalan pada jarak super tanpa bantuan dari teknologi? Apakah mereka memiliki beberapa struktur rangka efisien biomekanik yang jutaan tahun lebih berkembang daripada kita? 




William Shatner's dalam ‘Weird or What?‘ mencoba menjawab pertanyaan itu. Gunakan koneksi yang baik untuk menontonnya.
















(hawkson)


(mexonline.com , nationalgeographic.com)


Wednesday, March 9, 2011

Fenomena Kematian Massal Kembali Terjadi - Jutaan Ikan Mati di Callifornia


Hanya beberapa bulan sejak kematian ratusan ribu burung, ikan, dan hewan lain yang membuat bingung ilmuwan, kini peristiwa serupa kembali terjadi lagi. Kematian massal kali ini menimpa  ikan jenis sarden, mackerel, dan ikan teri yang secara misterius terjadi di Pantai Redondo, California, Amerika.



















Hingga kini, pihak terkait masih bingung dan belum menemukan penyebab pasti dari kematian jutaan ekor ikan itu. Salah satu koordinator kelautan di King Harbor Marina, Staci Gabrielli
menduga penyebab kematian ikan itu adalah pertumbuhan alga yang
berlebihan sehingga membuat ikan keracunan dan kekurangan oksigen. 
















Meskipun begitu, pemerintah daerah belum bia memberikan keterangan resmi terkait peristiwa yang terjadi di Callifornia ini.
Saat ini, pihak berwenang masih mengumpulkan sampel ikan mati. Penyebab
sementara kematian memang kekurangan oksigen namun belum ada bukti
tumpahan minyak atau bahan kimia.



















Beberapa waktu sebelumnya, Lebih dari 1.000 burung blackbird berjatuhan dari langit Arkansas pada malam tahun baru 2011 . Kemudian, kejadian serupa kembali terjadi lebih dari 100.000 ekor ikan Drum Fish ditemukan mati di Arkansas. Setelah Arkansas, giliran Louisiana dan Maryland. Pada hari senin tanggal 3 Januari 2011, paling tidak sekitar 500 bangkai burung ditemukan bertebaran di sebuah jalan di Pointee Coupee Parish, Louisiana. Lokasi ini berjarak sekitar 480 km dari Beebe, tempat sekitar 1.000 ekor burung ditemukan mati pada malam tahun baru kemarin.





klik tulisan yang ada untuk membaca tulisan sebelumnya dari Blog Misteri Enigma


Apa yang sebenarnya terjadi ?



(hawkson)



(bbc.co.uk)

Tuesday, March 8, 2011

Foto Yang Diduga 'Bownessie', Windermere Terungkap - HOAX ?


Foto yang cukup menghebohkan dunia cryptozoology beberapa waktu yang lalu, yang memperlihatkan sosok makhluk legendaris dengan empat punuk di danau Windermer di kota Bowness dengan sebutan Bownessie.





Klaim ini bermula dari  seorang lulusan IT bernama Tom
Pickles
, 24 tahun,
yang katanya telah berhasil mendapatkan foto yang
mungkin menunjukkan eksistensi makhluk misterius
di danau Windermer. Menurut Tom, Ia mengatakan kalau makhluk
itu berukuran kira-kira sepanjang tiga mobil yang dideretkan.


















Foto yang diduga Bownessie










Tom Pickles dan Sarah Harrington yang mengaku sebagai saksi mata dan orang yang telah menunjukkan bukti otentik atas penampakan monster danau Bowness mengatakan bahwa mereka sedang berperahu di danau ketika melihat makhluk itu. 


 


 




Tom Pickles dan Sarah


 


Ternyata Foto yang diambil Tom dikatakan 'sesuai' dengan deskripsi penampakan pada tahun 2006  lalu yang dilaporkan oleh seorang jurnalis bernama Steve Burnip. Tentu saja hal ini membawa atmosfer baru bagi para pemburu monster & pecinta dunia cryptozoology.








Mengingat foto yang diambil oleh Tome adalah foto penampakn terbaik sepanjang sejarah danau Windermere, yang menunjukkan sosok misterius makhluk di air dengan empat buah punuk & seperti sedang bergerak. 








Akan tetapi, beberapa minggu kemudian, ada satu keluarga yang sedang berada di lokasi dekat danau  untuk mengunjungi tempat penampakan monster danau itu menemukan kejanggalan dan keanehan.


 


"Kami berjalan di daerah di mana foto itu diambil dan tiba-tiba melihat sebuah ban yang terpotong ,terbuka & tergeletak di jalan. Saya pikir, "Ini terlihat seperti makhluk itu ," 'kata John Phillips, 46 tahun yang berada di Windermere dengan istrinya Liz bersama tiga orang anaknya.








Mr Phillips, dari Solihull, West Midlands, melemparkan ban itu ke dalam air dan sangat terkejut oleh kemiripan pola ban tersebut dengan foto sosok penampakan monster danau yang heboh itu.




"Jika Anda melihat ban mengambang dari jauh, ban itu terlihat seperti  Nessie," katanya.


"Tapi difoto ada gelombang air di belakang makhluk itu, yang menunjukkan objek tersebut sedang bergerak dengan kecepatan tertentu."










"Saya pikir itu tampak seperti ditarik dengan tali oleh seseorang atau perahu. Saya sama sekali tidak ingin merusak pemberitaan yang telah diberitakan media, tapi mungkin ban ini adalah sosok asli dari Rakasa Bowness. " kata Phillips.







Fakta



Ketika anda melihat apa yang ditemukan oleh Phillips, mungkin anda akan berasumsi sama dengan beliau. Bandingkan foto ban yang dikatakan mirip bahkan sepertinya ban tersebut adalah objek yang selama ini dikenal sebagai sosok makhluk danau Bowness, Bownessie.















Yang jadi pertanyaan, Apakah Tom & Sarah sedang berbohong ?



 -case closed-



(hawkson)



( dailymail.co.ukcryptomundo.com )


Thursday, February 24, 2011

Bogdan : Bocah Bertubuh Magnet, Serbia - Hoax


Setiap manusia memiliki medan elektromagnetis halus di tubuhnya, meski sebagian besar dari kita tidak menyadarinya. Seorang bocah Serbia berusia 7 tahun bernama Bogdan mengejutkan publik, setelah adanya klaim dari keluarganya yang menyatakan bahwa Bogdan  bertubuh Magnetik.












Diliput langsung di hadapan crew MSNBC, keluarga Bogdan mempertunjukkan bahwa anak laki-laki ini bisa ditempelkan perlatan makan seperti sendok, garpu, bahkan microphone dan juga piringpun bisa tertempel di tubuhnya.



Apakah kalian pernah melihat magnet yang bisa menempel di piring ?











Menurut wartawan MSNBC yang meliput langsung di rumah keluarga Bogdan, dia mengatakan bahwa Bogdan memiliki kekuatan yang unik. Dan penuturan keluarga Bogdan, bahwa Bogdan telah memiliki kemampuan ini sejak lahir. Bogdan juga tidak diperbolehkan mendekat di alat-alat rumah tangga yang bersifat elektromagnetik seperti televisi, komputer dan lain-lain.



Cukup aneh memang, karena bukan hanya logam saja yang menempel ditubuhnya. Piring yang coba didekatkan juga tampak menempel ditubuhnya.